Minggu, 02 November 2014

Virtue

"Nanda.. Nanda.. Ayo bal-balan"
Panggilan ibadah
Bersatu dengan alam saat kaki mencium tanah basah hujan tadi siang

"Nandul.. Nandul.. Ayo golek iwak"
Belajar basah
Amis pun tak apa ; siap-siap
Menangkap ikan kecil
Jujur, dulu kadang pakai racun

"Peyang.. Peyang.. Ayo delikan"
Tai.. Aku tau jika aku hanya akan dikerjai pemuda sok keren
Mengajari bersembunyi
Menerka yang bersembunyi

"Cup.. Ucup.. Ayo ps-an"
Seragam belum saya lepas mas!!!!
Tapi ayo, stiknya diremas.
Merajai rekan
Serius!

"Sayang.. Sayang.. Ayo jalan-jalan"
Wuahh, diajak pacaran aku bro..
Anu. Hobi.

"Firmanda.. Firmanda.. Ayo"
Tak jawab; siapa?

Sagan, 18 okt 2014

Teman Teman

Ia yang berbunyi
Berbisik di telapak kaki
Kadang bening kadang pasi
Menunggu: untuk diusir

Ia yang masih bocah
Berderet di atas karpet
Mendesah pasrah
Entah kena ludah
Sudah. Sudah. Ingat, cah!

Ia yang bermusik
Ribut tapi indah; bukan Jazz
Buta nada, tempo, rhytme.
Dhuar.. Sreekk. Dhuar.. Sreekk.
Tetaplah bermusik meski tak didengar.
Menceracaulah, seperti sedia kala.
Alihkan teriakan mereka!
Tapi dengungkan rasa kami!!!
(mf-f)
Kami dijajah oleh saya!
Kami dijajah oleh kamu!
Kami dijajah oleh kami!

Ia yang meringkuk rindu berdiri
Dipasung. Sampai kakinya kesemutan.
Tapi tolong tuan, tetap tundukanlah badanmu.
Jangan sombong.
Aku juga takut kalau aku hanya ditipu.
Sahaya terlanjur terlalu meringkuk.

Jogja, 2 Nov 2014

Selasa, 29 April 2014

puisi seminar hingar bingar

Memudar rindu terpendar
Menuju pusar, namun tak cemar
Di lidah samar, di hati getar
Rindu rimbun membelukar
Menggeliat liar.
Tak kupangkas, biar!

Segar
Memar

Kenapa?
Biar.
Kenapa tidak yang lainnya?
BIAR.

Jakarta Selatan,

20 April 2014

Selasa, 03 September 2013

Nasi goreng buat Zeus


Siang sudah larut,
Dan sore itu murni,
Bening.
Aku berlomba dengannya,
Sebelum ia berkencan dengan malam.
Aku mengencanimu, dulu.

Anak SMA berhamburan,
Siswinya belajar memoles bibir,
Siswa berusaha mencopetnya.
Para guru masih kencing.
Kita rapat!

Dalam kanvas, saat itu ramai.
Mereka hanya jadi penghibur kasmaran kita.
Enak, seperti bumbu-bumbu nasi goreng.
Aku melahapnya, kamu sedikit.
Tapi bumbunya ada yang salah.
Jadi, tutup saja warungnya.

Bingung?
Zeus saja bingung.
Apalagi aku.


Bogor-Yogyakarta
25 Agustus 2013

Minggu, 11 Agustus 2013

Kopi gugur


Aku tidak hamil
Aku tidak bunting!
Tapi aku ngidam.

Kopi. Ya, Kopi.
Dia bilang, itu hitam;pahit.
Aku bilang itu menyesakkan.

Kopi. Ya, Kopi.
Dia bilang, itu enak;teman kerja.
Aku bilang itu enak;bikin mencret.

Kata orang, kopi dicampur beras itu enak.
"Jangan, beras itu putih. Aku tidak suka!"

Kopi. Ya, Kopi.
Ditumbuk dengan kening,
Dicampur dengan manis rupamu,
Diseduh oleh rindu mendidih,
Disajikan dengan cangkir warna biru donker.
"Jangan lupa, ikat dulu rambutmu. Nanti masuk ke kopinya lho!"

Aku tidak hamil
Aku tidak bunting!
Tapi aku gugurkan saja.



Merbabu38
Boyolali, 11 Agustus 2013

Jumat, 26 April 2013

Yakin, tapi diludahi

yakin. sebenarnya saya lebih 'ganteng'. tapi semuanya kembali pada Yang Maha Kuasa.
menginginkan keadilan, meskipun saya dulu (sering) diludahi keadilan.
tapi sakit itu anyir. kadang manis.
meraba erotis, tapi tidak lamis: sungguh-sungguh.
saya tidak bohong, dulu saya dibungkam 'sang empunya semua kelengkapan'.
memang tidak asin, kalau boleh jujur itu tidak enak. tapi enak.
beberapa detik saja cukup, sebagai penghilang jejak berminyak.
saya muda, penuh gairah tak kenal jengah.
masih berdiri dan sesekali mengintip

Baciro, Yogyakarta
24 April 2013

Rabu, 06 Februari 2013

tidak enak hati

Rintihan Lidah seakan meLukis sebuah sajak terinjak
Ayam sudah kurang waras disini;berkokok bersahut di pergantian hari
Rasa iba seperti nada minor yang dipetik dengan tempo horor
Mengimbuhkan rasa yang semakin geram seperti senar Layangan yang kusut punya bocah beringus itu

menghisap heLai demi heLai yang terpotong
Terbungkuskan kewangian,namun bukan harum perawan
"TerLaLu gurih",protesku
"Kepunyaanmu kemanisan",jawabnya agak Lama
Dawai masih di'genjreng' bukan dipetik
Seakan ingin meremasnya seperti pantat penyanyi dangdut idoLa tukang becak di pinggir kota-trotoar

Atap ini bukan dari iternit atau semacamnya
Hanya anyaman bambu yang sudah kacau dan hitam sedikit
Sandang berjejer seperti tentara yang setiap tanggaL tua
Juga teLaga ada disini;teLaga muka

Aq tidak merasa risih atau apapun
Hanya "tidak enak hati"....

Jombang
Rabu setengah 1 maLam
6 juLi 2011